Jumat, 06 Desember 2019

UJUB TANPA KITA SADARI

_*UJUB TANPA KITA SADARI*_

Ujub ialah perasaan kagum atas diri sendiri. Merasa diri hebat. _Bangga_ diri. _Terpesona_ dengan kehebatan diri. 

_*Ujub lain,  Riya' lain*_

Kadangkala riya dapat dihindari. Tapi ujub masih ada.

_Contoh:_

Kita Sholat tahajjud diam-diam, tidak ada yg tau,  dan kita tidak cerita pada orang,  dengan harapan tidak riya', sebab hanya karena Allah SWT. Tetapi, dalam hati berkata-kata, 

_"hebat aku ini, bangun setiap malam tak pernah gagal Sholat Tahajjud, orang lain tidur pulas."_

itulah ujub, walaupun orang lain tidak tahu, & tidak riya'

Penyakit Ujub  adalah penyakit hati yang paling tersembunyi.

Perasaan Ujub bisa datang pada setiap saat .

•  Orang yang rajin ibadah merasa kagum dengan ibadahnya.

•  Orang yang berilmu, kagum dengan ilmunya.

• Orang yang cantik, kagum dengan kecantikannya.

•  Orang yang dermawan, kagum dengan kebaikannya.

•  Orang yang berdakwah, kagum dengan dakwahnya.

_Sufyan at-Tsauri mengatakan:_

_"Ujub adalah perasaaan kagum pada dirimu sendiri sehingga kamu merasa bahwa kamu lebih mulia dan lebih tinggi derajat"_

_Muthrif rahimahullah telah berkata:_

_“Kalau aku tidur tanpa tahajjud dan bangun dalam keadaan menyesal, adalah lebih baik dari aku bertahajjud tetapi merasa kagum dengan amalan tahajjudku tadi.”_

_Seorang Sahabat Nabi Abu Ubaidah al-Jarrah yang menjadi Imam. Setelah selesai salam beliau berkata:_

_“Syaitan selalu menghasut aku supaya merasa aku ini lebih hebat dari orang di belakangku. Aku tidak mau jadi Imam sampai kapanpun.”_

Ingatlah, semua kelebihan adalah anugerah dari Allah, oleh karena itu kagumlah hanya kepada _Allah_ , _bukan diri sendiri_ .

_*Nabi shallallahu `alaihi wa sallam bersabda:*_
 
_"Apabila seorang lelaki  sedang berjalan dengan memakai baju yang bagus dan rambut yang disisir rapi  menyebabkan dia merasa kagum dengan pakaian dan dandanan rambutnya (merasa gagah). Lalu Allah tenggelamkan dia ke dalam  bumi dan dia terus ditenggelamkan sampai hari kiamat.”_ 
*(HR Bukhari dan Muslim)*

_"Ada 3 hal yang dapat membinasakan diri seseorang yaitu Kikir yang ditaati, hawa Nafsu yang diikuti dan Ujub (rasa kagum dengan diri sendiri).”_ 
(HR Al-Bazzar dan Al-Baihaqi)

_Imam Nawawi rahimahullah berkata:_

_"Ketahuilah bahwa keikhlasan niat terkadang dihalangi oleh penyakit  Ujub. Barang siapa ujub dengan amalnya sendiri maka akan terhapus amalnya."_ 
(Syarh Arba’in)

Hanya tanpa sifat Ujub,  barulah ikhlas 100%. 

_Sifat ujub bisa dikurangkan dengan cara :_

1. Banyak-banyak istighfar memohon ampun kepada Allah, setiap kali terbetik kehebatan diri,

2. Mengganggap semuanya daripada Allah saja,  dan

3. Berdoa mohon bantuan Allah.

Mari kita sama-sama muhasabah diri, dan coba yang terbaik. 

Semoga Allah bantu kita mengikis penyakit Ujub...Karena yang berhak.hebat,ujub hanya Allah SWT semata.

Bismillaah & Insyaa Allah.🙏🙏

KODE DARI ALLAH

*اَلسَّــلاَمُ عَـلَـيْـكُمْ وَرَحْـمَـةُ اللَّهِ   وَبَـرَكَاتُـهُ*

KODE DARI ALLAH 

Udah dikasih kode, kok engga peka......

Kode apa sih?

Jadi gini, pernah gak temen-temen Lagi enak-enaknya tidur, eh Tiba - tiba banyak nyamuk yang menggigit kita, akhirnya terbangun dari tidur. Lihat jam ternyata jam 02.00
Lalu ambil obat nyamuk, terus tidur lagi

😴😴😴

Setengah jam kemudian terbangun lagi karena kebelet buang air kecil. Setelah buang air, lihat jam ternyata masih jam 02.30 Ya udah deh, tidur lagi.

💤💤💤

Lalu Udara dingin banget, bangun terus ambil selimut. Ternyata masih jam 03.00, Pasang selimut terus tidur lagi, dengan kehangatan selimut.

😴😴😴

💤💤💤
"AAAAHHHH..!!!! TIDAAAKK..!!!"

Terbangun...
Huft.. Ternyata tadi mimpi buruk. Lihat jam masih jam 03.30
"Tidur lagi ah, lumayan shubuh masih lama nih"

😴😴😴 💤💤💤

Sering kali kita tidak peka terhadap hal seperti itu, tidakkah kita merasa itu adalah kode dari Allah bahwa Allah sedang kangen sama kita?

❓❓❓

Allah ingin kita sholat malam, ingin mendengar doa - doa kita dan curhat kita. Allah lagi rindu kita

#PekaDong 😇😇😇

Di sepertiga malam Allah turun dari 'Arsy menuju langit bumi.
Allah datang, eh kita malah tidur..

😴😴😴

☝ ☝ ☝

Katanya pengen hidup berubah, sukses, pengen meng-hajikan orang tua, pengen punya rumah, pengen punya mobil dan motor, Terus katanya pengen dapat jodoh *ehh...

😅😅😅

Ketika manusia memberi kode kepada orang lain, terus orang tersebut nggak peka, pasti sakit hatikan ??
Terus bilang deh, "Kenapa sih kamu enggak peka sama aku?

❓❓❓

Coba bayangkan sudah berapa kali kita abaikan kode - kode dari Allah??

❓❓❓
☝ ☝ ☝

Nanti malam kalau dapat kode dari Allah, peka yaaa 😊...

Terus curhat deh pengen apa aja 😍

Boleh di share biar lebih bermanfaat buat orang banyak, kalo pelit di simpen sendiri juga gak apa apa 😁

Rasulallah SAW bersabda : 
_"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja_
_dan ada orang yang mengamalkannya,_
_maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia),_ 
_dia akan tetap memperoleh pahala."_ 
(HR. Al-Bukhari)

REZIKI ITU URUSAN ALLAH

*MERINDING DAN SEDIH*

Ini.. serius anak SD?
Kok bisa.. 😢😢

Sesudah jumatan aku masih duduk di teras mesjid di salah satu kompleks sekolah. 

Jamaah mesjid sudah sepi, bubar masing-masing dengan kesibukannya.

Seorang nenek tua menawarkan dagangannya, kue traditional. 

Satu plastik harganya lima ribu rupiah. Aku sebetulnya tidak berminat, tetapi karena kasihan aku beli satu plastik.

Si nenek penjual kue terlihat letih dan duduk di teras mesjid tak jauh dariku. Kulihat masih banyak dagangannya. 

Tak lama kulihat seorang anak lelaki dari komplek sekolah itu mendatangi si nenek. Aku perkirakan bocah itu baru murid kelas satu atau dua.

Dialognya dengan si nenek jelas terdengar dari tempat aku duduk.

http://tedi.sukses.family

“Berapa harganya Nek?”
“Satu plastik kue Lima ribu, nak”, jawab si nenek.

Anak kecil itu mengeluarkan uang lima puluh ribuan dari kantongnya dan berkata :

“Saya beli 10 plastik, ini uangnya, tapi buat Nenek aja kuenya kan bisa dijual lagi.”

Si nenek jelas sekali terlihat berbinar2 matanya :

“Ya Allah terima ksh bnyk Nak. Alhamdulillah ya Allah kabulkan doa saya utk beli obat cucu yg lagi sakit.” Si nenek langsung jalan.

Refleks aku panggil anak lelaki itu.

“Siapa namamu ? Kelas berapa?”
“Nama saya Radit, kelas 2, pak”, jawabnya sopan.
“Uang jajan kamu sehari lima puluh ribu?'”

” Oh .. tidak Pak, saya dikasih uang jajan sama papa sepuluh ribu sehari. Tapi saya tidak pernah jajan, karena saya juga bawa bekal makanan dari rumah.”

“Jadi yang kamu kasih ke nenek tadi tabungan uang jajan kamu sejak hari senin?”, tanyaku semakin tertarik.

“Betul Pak, jadi setiap jumat saya bisa sedekah Lima puluh ribu rupiah. 

Dan sesudah itu saya selalu berdoa agar Allah berikan pahalanya untuk ibu saya yang sudah meninggal. Saya pernah mendengar ceramah ada seorang ibu yang Allah ampuni dan selamatkan dari api neraka karena anaknya bersedekah sepotong roti, Pak”, anak SD itu berbicara dengan fasihnya.

Aku pegang bahu anak itu :

” Sejak kapan ibumu meninggal, Radit?”
“Ketika saya masih TK, pak”

Tak terasa air mataku menetes :

“Hatimu jauh lebih mulia dari aku Radit, ini aku ganti uang kamu yg Lima puluh ribu tadi ya…”, kataku sambil menyerahkan selembar uang lima puluh ribuan ke tangannya.

http://tedi.sukses.family

Tapi dengan sopan Radit menolaknya dan berkata :

“Terima kasih banyak, Pak… Tapi untuk keperluan bapak aja, saya masih anak kecil tidak punya tanggungan… Tapi bapa punya keluarga…. Saya pamit pulang dulu Pak”.

Radit menyalami tanganku dan menciumnya.

“Allah menjagamu, nak ..”, jawabku lirih.

Aku pun beranjak pergi, tidak jauh dari situ kulihat si nenek penjual kue ada di sebuah apotik. Bergegas aku kesana, kulihat si nenek akan membayar obat yang dibelinya.

Aku bertanya kepada kasir berapa harga obatnya. Kasir menjawab : ” Empat puluh ribu rupiah..”

Aku serahkan uang yang ditolak anak tadi ke kasir : ” Ini saya yang bayar… Kembaliannya berikan kepada si nenek ini..”

“Ya Allah.. Pak…”

Belum sempat si nenek berterima kasih, aku sudah bergegas meninggalkan apotik… Aku bergegas pergi untuk melanjutkan perjalananku lagi.

Dalam hati aku berdoa semoga Allah terima sedekahku dan ampuni kedua orang tuaku yg sudah meninggal serta anak2ku yg sedang berjuang menuntut ilmu.

Saudara & Sahabatku ada kalanya seorang anak lebih jujur dri pada orang dewasa, ajarkan lah anak2 kita dri dini tindakan nyata yg bukan teori semata.

Kisah ini dari hamba Alloh.

Silahkan di share sahabat

*SHARE AJA….*

Boleh di share biar lebih bermanfaat buat orang banyak, kalo pelit di simpen sendiri juga gak apa apa.

Rasulullah S.A.W bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)

Ya ALLAH...
▶ Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini
▶ Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid
▶ Lapangkanlah hatinya
▶ Bahagiakanlah keluarganya
▶ Luaskan rezekinya seluas lautan
▶ Mudahkan segala urusannya
▶ Kabulkan cita-citanya
▶ Jauhkan dari segala Musibah
▶ Jauhkan dari segala Penyakit, Fitnah, Prasangka Keji, Berkata Kasar dan Mungkar.
▶ Dan dekatkanlah jodohnya untuk yg blm punya jodoh & orang yang
membaca serta membagikan status ini.
Aamiin yaa Rabbal'alamin

NB: JIKA ANDA MENDUKUNG PERJUANGAN DAKWAH INI, KAMI MINTA DO'ANYA & BANTU SHARE POSTINGAN INI BIAR SEMAKIN BANYAK YANG BISA MEMETIK MANFAAT... DAN SEMOGA BEKAL AMAL JARIYAH BAGI ANDA... AAMIIN…!!!

http://tedi.sukses.family
‏​‏ 
Silahkan kalau mau dikirimkan keseluruh sahabat, tetangga dan kluarga Anda, mudah²an menjadi *Amal Jariah*. Aamiin.

Rabu, 04 Desember 2019

KETIKA REZEKI KITA HABIS

*_Bismillaah..._* 
*_Renungan hari ini_*
_Kamis, 4 Desember 2019/8 Rabi'ul Akhir 1441 H_

*[KETIKA REZEKI KITA HABIS, MAKA AJALPUN TIBA]*


Jangan perdulikan jasad kita yang akan busuk & hancur!! ... 
Kaum muslimin akan melaksanakan kewajiban mereka:

1. Memandikan kita 
2. Mengkafani kita 
3. Menyolati kita 
4. MENGUBURKAN KITA

*Yakinlah...!*
bahwa:
Dunia tidak sedih karena KEMATIAN kita 

~Alam semesta tidak berduka atas kepergian kita.!
~Segala sesuatu akan berjalan seperti biasa dan tidak berubah dengan perpisahan kita .!!
~Perekonomian akan terus berputar.!
~Pekerjaan kita , akan digantikan orang lain!
Harta kita akan pindah tangan secara halal kepada ahli waris.!
Sementara ​kita yang akan di HISAB atas segala sesuatu hingga perkara yang besar sampai dengan hal yang paling kecil.!!

Yang pertama lepas dari kita adalah nama kita ..
Saat kita meninggal dunia: Orang2 bertanya : ​​Dimana MAYATnya ?​​ Mereka tidak lagi memanggil kita dengan nama kita.. Nama kita tinggal kenangan belaka.

Ketika mereka akan mensholati, mereka bilang : ​​Bawa sini JENAZAHnya.!!!​​ Mereka tidak lagi menyebutkan nama kita.. Betapa cepat namamu hilang berlalu....​

Ketika mereka akan menguburkan kita , mereka berkata: ​Dekatkan MAYITnya.!!​ tanpa menyebutkan nama kita..

*Karena itu...*
Janganlah tertipu oleh kehormatan, status sosial dan kelebihan kelompok kita..!!
Jangan terperdaya oleh kedudukan, jabatan dan nasab keturunan kita...!!

​Alangkah sepelenya dunia ini... dan betapa besar apa yang akan kita hadapi...​

*Kesedihan orang atas kepergian kita ada 3 :*

1.Orang yang mengenal kita sepintas akan mengatakan: ​​Kasihan...!!​​

2.Teman dan sahabat kita akan bersedih beberapa saat atau beberapa hari, kemudian mereka kembali pada rutinitas dan canda tawa mereka..

3.Kesedihan mendalam di rumah...Keluarga kita akan bersedih sepekan... satu-dua bulan atau hingga satu tahun... Kemudian mereka akan meletakkan kita dalam album kenangan...

Demikianlah...
Kisah kita di antara manusia telah berakhir...

Kita hanya tinggal ​ALBUM KENANGAN​.

Kisah kita yang sebenarnya baru dimulai... bersama sesuatu yang nyata, yaitu: ​Alam Akhirat​

Telah lepas dari kita :
1.Ketampanan/Kecantikan
2.Harta, Rumah
3.Kedudukan/Jabatan
4.Anak
5.Istri/Suami

​Kehidupan kita yang sesungguhnya baru dimulai​

*Pertanyaannya sekarang adalah...?*

​Apa yang telah kita siapkan untuk kubur dan akhirat kita..? 
Ini adalah KENYATAAN yang akan terjadi dan perlu direnungkan...!​

​Check ibadah kita ... yang wajib dan yang sunnah​..
​Check Amal sholeh dan Sedekah​ kita ..
​Check perilaku dan tingkah laku kita ..

​Semoga kita semua menyiapkan bekal utk kehidupan yg kekal.. Dan Selamat di Akhirat..

Allah berfirman :

(وذكّر فإن الذكرى تنفعُ المؤمنين) 

"Dan berilah peringatan! karena peringatan itu bermanfaat bagi orang2 beriman"

Kenapa Mayit memilih: 
​"Sedekah"​ jika kembali ke dunia..? Sebagaimana firman Allah:

 رب لولا أخرتني إلى أجل قريب: فأصدق

​"Ya Allah! jika Engkau tunda ajalku sebentar saja, niscaya kita akan bersedekah"​
Mereka tidak mengatakan:
👉Niscaya kita akan Haji/Umroh..
👉Niscaya kita akan Shalat..
👉Niscaya kita akan Puasa..

*Para Ulama menjelaskan :* "Mayit hanya mengatakan Sedekah, karena dia melihat dampak sedekah yang sangat besar setelah kematian"

semoga Alloh senantiasa memberikan kemudahan kita untuk senantiasa bersedekah dan menerima amal jariyah kita bersama.. 
Aamiin Yaa Robbal 'aalamiin.
_________________________
*Repost By :*
Wa.me/62877-3865-4523 
_Arief Hrd_ _*(BaitulMal FKAM).*_
_Forum Komunikasi Aktivis Masjid_

sutra untuk ibu

*Selembar Bahan Sutra untuk Ibu, Allah Ganti*
Islampos / Saad Saefullah 

IBU Yeni, seorang anggota DPR mengisahkan pengalamannya mengenai sedekah yang membawa keberkahan baginya. Kejadian ini dialaminya sekitar bulan Agustus tahun 2001 yang lalu. Saat itu ia mendapat undangan seminar di Sumatra Selatan.

Karena masih masa nifas dan membawa anak bungsunya yang kala itu masih berusia 35 hari, ia memutuskan membawa ibunya.

Bukan main senangnya sang ibu dibawa pelesiran naik pesawat. Maklum saja, tahun 1972 waktu naik haji, ia cuma naik kapal laut. Di pesawat tak henti ibunda tercintanya menyatakan kesenangannya naik pesawat.

“Alhamdulillah… kesampaian juga Ibu naik pesawat,” syukurnya. Yeni yang duduk di sebelahnya tersenyum.

“Coba Buya (ayah) masih hidup ya… dia pasti senang naik pesawat kayak gini,” tuturnya lagi dengan mata berkaca-kaca. Yeni menoleh dan mengusap pundak ibunda tercintanya.

“Sudahlah Bu, Buya pasti sudah bahagia sekarang. Selama hidup Buya kan sangat baik, maka Allah pasti melimpahkan kebahagiaan padanya…”

“Yah…” Ibu menganguk-angguk, “Buya emang baik….” lanjutnya sendu.

Tidak lama kemudian mereka tiba di bandara dan diantar oleh panitia ke sebuah penginapan yang sederhana. Ibunya nampak sangat bahagia. Untuk menyenangkan hatinya, Yeni memesankan makanan kesukaannya.

“Dimakan, Bu…” kata Yeni. Ibunya mengangguk dan mulai makan dengan lahap.

Keesokan harinya saat Yeni ikut seminar, Ibu menjaga cucunya yang masih merah di penginapan. Seminar itu untunglah tidak begitu lama. Jeda makan siang, mereka diajak makan di sebuah restoran khas Sumatra Selatan. Konon restoran ini biasa ditongkrongi oleh para pejabat dari pusat.

Memang suasananya sangat asri, bertingkat dua, dan Subhanallah makanan yang tersaji juga terasa sangat nikmat.
“Pepes ikan dengan duriannya enak sekali, Yen…” Ibu memberikan penilaian seraya makan dengan lahap.

“Kalau di Tangerang, daerah kita durian cuma untuk Kinca teman makan ketan ya, ternyata buat pepes juga enak,” imbuhnya kemudian.

“Alhamdulillah… kita di sini jadi nambah ilmu kan, Bu?” balas Yeni tersenyum.

Selesai makan, mereka menuju penginapan lagi untuk berkemas. Ya, mereka harus kembali ke Jakarta hari itu juga. Sebelum berangkat, Yeni memeriksa sebuah bungkusan yang diberikan panitia saat seminar tadi.

“Subhanallah… bagus amat nih kain sutra?” desisnya takjub sambil menyidik bahan itu dengan teliti. Yeni bertekad akan menjahitnya setiba di Jakarta nanti.

Saking indahnya kain tersebut, di pesawatpun Yeni tak kuasa membayangkannya. Menjahitnya menjadi baju muslimah yang indah yang akan dikenakannya pada event-event tertentu. Tapi sejenak kemudian hati kecilnya berkata, “Berikan saja pada ibumu….”

“Bagaimana, ya…. bagus banget sih?” sekilas bathinnya tak rela. Rupanya syetan sedang merasuki niat baiknya.
“Sudah… kasih Ibu saja, supaya dia senang, kamu kan bisa beli nanti lagi…” hati kecilnya kembali berkata.

Sejenak Yeni merasa bimbang. Terus-terang saja, ia sangat ingin memiliki bahan itu untuk dirinya. Sudah dibayangkannya begitu manisnya ia dalam balutan baju berbahan sutra itu. Suaminya pasti memuji, anak-anaknya pasti juga bangga. Tapi…

“Ah, sudahlah biar untuk ibuku saja,” hati kecilnya memenangkan pergolakan bathin.
Maka Yeni memberikan kain sutra itu pada ibunya. Mata ibunya bersinar menerima pemberian itu. Paras bahagia yang tak bisa ditutupinya. Yeni tak menyesal memberikannya.

Sesampainya di Jakarta, Yeni kembali mengisi hari-harinya dengan seabreg aktivitas yang menunggunya. Ia sudah tak teringat lagi kain sutra indah pemberian panitia seminar di Sumatra Selatan itu. Sampai dua hari kemudian seorang temannya kembali dari Malaysia dan membawa titipan dari teman Yeni, yang orang asli Malaysia.

“Apaan ini?” Yeni mengerutkan dahinya, menatap bungkusan yang diberikan temannya itu.

“Titipan dari teman Malaysiamu, aku nggak tahu isinya, buka aja gih…”

BACA JUGA: Nenek Buta Huruf Ditipu Tetangga, Rumahnya ‘Dibeli’ Rp300 Ribu

Tanpa menunggu lama, Yeni membuka bungkusan itu dan terbelalak,”Subhanallah bagus banget….” serunya takjub. Temannya pun ternganga.

Selembar bahan sutra yang lebih halus dan lembut warnanya.

“Benar-benar Allah Maha Besar…” Yeni berbisik pelan.

Kain sutranya telah digantikan oleh Allah dengan yang lebih bagus dan manis. Yeni kemudian teringat sebuah hadits Rasulullah Saw, bahwa kebaikan yang cepat mendapatkan balasannya di dunia adalah kebaikan kita kepada orang tua. []

Sumber : www.wisatahati.com

Poligami boleh atau bagaimana ?

KITA MENIKAH UNTUK IBADAH BUKAN UNTUK MEMUASKAN HAWA NAFSU DAN KEBANYAKAN SAHABAT NABI SAW ISTRINYA HANYA SATU SAJA
"Saya berpoligami.. dan saya menyesal telah berpoligami.. ” begitulah pengakuan Habib Ali Al-Jufri
Ketika berdialog dengan para aktivis wanita Mesir dalam acara ‘Momkeen’ yang ditayangkan secara live di stasiun TV CBC belum lama ini.
“Kenapa saya merasa perlu menceritakan pengamalan pribadi saya ini ? Karena saya rasa ada hal-hal yang tidak bisa dijelaskan dengan ‘hanya’ menyebutkan dalil-dalil dan pendapat para ulama..”
“Saya bukannya menafikan ada sebagian praktek poligami yang bisa berdampak positif, hanya saja ‘nafsu’ ini.
jika ia sudah terlanjur menginginkan sesuatu maka ia akan mencari-cari ribuan dalil dan alasan untuk membenarkan kemauannya.
Ia akan mencari ‘tameng’ sehingga seakan-akan apa yang ia lakukan adalah hal suci nan mulia, padahal tujuan utama ‘nafsu’ ini adalah memuaskan keinginan pribadi. ”
Habib Ali meneruskan penjelasannya, Khairi Ramadhan Sang pembawa acara dan 3 Aktivis wanita Mesir itu tampak serius menyimak..
“Waktu itu umur saya 22 tahun.. Dan saya berpoligami dengan alasan banyak syarifah-syarif
ah yang belum menikah.
Kali saja dengan menikahi sebagian dari mereka saya bisa ‘menjaga’ mereka di rumah saya, dan dengan itu saya akan mendapatkan pahala karena telah membantu mereka.. ”
“Namun kemudian saya berfikir.. Saya mengintropeksi diri dan bertanya pada diri saya : ” apakah niatmu itu benar-benar tulus.. ?
Jika memang begitu mengapa engkau tidak memberikan hartamu itu untuk lelaki lain yang memang layak menikahi wanita-wanita itu ?
Bukankah dengan itu kau juga akan mendapat pahala yang besar ?( Mengapa ‘harus’ dirimu yang menikahi mereka bukan orang lain ?)”
Pernyataan Habib Ali ini mungkin membuat banyak pihak terkejut, tapi tentunya bukan berarti beliau menolak syariat poligami.
Beliau tetap berpendapat bahwa poligami hukumnya ‘mubah’ atau bahkan dianjurkan dalam sebagian contoh kecilnya.
dalam acara Amant Billah, ketika berdialog dengan aktivis liberal Mesir Hala Diyab, beliau berkomentar :
“tidak ada yang salah dengan syariat poligami. hanya saja dari pengalaman pribadi saya, saya bisa menyimpulkan bahwa kebanyakan pria di zaman ini tidak layak untuk berpoligami, termasuk saya sendiri.. ”
Pengakuan beliau ini menurut saya adalah sebuah sindiran akan banyaknya fenomena-fenomena unik poligami di zaman now ini. Sekarang banyak ustadz muda yang baru ‘viral’ dikit aja, dengan wajah lumayan, memiliki banyak jama’ah wanita, langsung saja ia memilih ber-poligami lalu berteriak-teriak :
” Sunnah.. ! Sunnah .. ! ” Ia menampilkan dirinya sebagai pahlawan dan penegak sunnah, toh padahal yang ingin ia bela dan ingin ia tegakkan adalah ‘Nganu’-nya sendiri.
Lebih miris lagi ia yang kesehariannya jauh sekali dari sunnah-sunnah Rasul : gak pernah Tahajjud, jarang sholat Dhuha, males-malesan puasa, tapi ketika ingin kawin lagi dengan berapi-api dia berkata : Sunnah.. ! Sunnah..!
Lagian siapa bilang Poligami itu Sunnah ?? Adakah dalil yang menyatakan bahwa mereka yang beristri banyak lebih tinggi derajat dan lebih melimpah pahalanya dari mereka yang hanya beristri satu ?
Nambah istri itu hukum aslinya adalah Mubah (boleh) sama seperti ketika kita makan di warung lalu kita minta nambah EsTeh atau sepiring bakso ! Syaikh Wahbah Zuhaily menegaskan bahwa menikahi satu wanita itu lebih utama, sedangkan poligami diperbolehkan dalam keadaan mendesak karena sebab-sebab tertentu.
Pada asalnya, Islam sama sekali tidak pernah ‘menganjurkan’ poligami apalagi mewajibkannya.
ﺇﻥ ﻧﻈﺎﻡ ﻭﺣﺪﺓ ﺍﻟﺰﻭﺟﺔ ﻫﻮ ﺍﻻﻓﻀﻞ ﻭ ﻫﻮ ﺍﻟﻐﺎﻟﺐ ﻭ ﻫﻮ ﺍﻻﺻﻞ ﺷﺮﻋﺎ ﻭ ﺍﻣﺎ ﺗﻌﺪﺩ ﺍﻟﺰﻭﺟﺎﺕ ﻓﻬﻮ ﺃﻣﺮ ﻧﺎﺩﺭ ﺍﺳﺘﺜﻨﺎﺋﻲ ﻭ ﺧﻼﻑ ﺍﻻﺻﻞ ﻻ ﻳﻠﺠﺄ ﺍﻟﻴﻪ ﺍﻻ ﻋﻨﺪ ﺍﻟﺤﺎﺟﺔ ﺍﻟﻤﻠﺤﺔ ﻭ ﻟﻢ ﺗﻮﺟﺒﻪ ﺍﻟﺸﺮﻳﻌﺔ ﻋﻠﻰ ﺃﺣﺪ ﻭ ﻟﻢ ﺗﺮﻏﺐ ﻓﻴﻪ ﻭ ﺍﻧﻤﺎ ﺍﺑﺎﺣﺘﻪ ﻷﺳﺒﺎﺏ ﻋﺎﻣﺔ ﻭ ﺧﺎﺻﺔ
Senada dengan Syaikh Wahbah, Syaikh Al-Buthy juga berpendapat bahwa tidak seharusnya seorang lelaki menambah istri kecuali dalam keadaan gawat darurat.
Tentu saja saya kaget ketika tempo hari membaca fatwa salah seorang ulama salafi-wahhabi yang menyatakan bahwa : siapa yang meyakini bahwa menikahi satu wanita lebih utama dari poligami maka ia dihukumi KAFIR !!!
Pada intinya poligami itu sama seperti rindu.. Sama-sama berat. Ia yang tidak bijak dan adil dalam berpoligami akan dipermalukan Allah kelak di hari kiamat karena ia akan dibangkitkan dengan tubuh miring sebelah.
ﻣﻦ ﻛﺎﻧﺖ ﻟﻪ ﺇﻣﺮﺃﺗﺎﻥ ﻓﻤﺎﻝ ﺇﻟﻰ ﺃﺣﺪﻫﻤﺎ ﺟﺎﺀ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﻘﻴﺎﻣﺔ ﻭ ﺷﻘﻪ ﻣﺎﺋﻞ
” Barang siapa yang memiliki dua istri, lantas prilakunya condong pada salah satunya, maka kelak di hari kiamat ia akan dibangkitkan dengan tubuh miring sebelah.. ” (HR. Tirmidzi)
Menurut Habib Ali Al-Jufri, seorang yang ingin berpoligami harus memiliki kemampuan yang sempurna untuk menguasai keadaan, mengatasi konflik, dan mengobati ‘luka’. dan tidak sembarang orang memiliki kemampuan seperti itu.
Tak heran, ketika ditanya mengapa anda tidak mempunyai banyak istri layaknya ulama-ulama lainnya ? Syaikh Wahbah Zuhaily, ulama besar asal Suriah itu menjawab :
” Seandainya boleh dan bisa tergambarkan menikahi ‘setengah’ wanita, maka aku akan menganjurkan para pemuda untuk menikahi setengah wanita saja ! Ya setengah ! Bukan satu.. ! ”
Punya satu istri saja tanggung jawabnya sudah sebegitu beratnya, gimana mau mikir nambah dua atau tiga ? Mungkin itu yang ada dalam fikiran Syaikh Wahbah ketika menjawab pertanyaan itu..
Masih menukil kalam Habib Ali :
” meskipun mendengar ribuan dalil, nash-nash dan hikmah-hikmah syariat poligami, seorang perempuan tak akan pernah rela jika suaminya menikah lagi, ini adalah fitrah asli setiap wanita.. Ini adalah tabiat setiap wanita dan sudah sewajarnya mereka seperti itu..
Sayyidah Aisyah saja merasa cemburu kepada Sayyidah Khadijah padahal ia sudah wafat bertahun-tahun lamanya.. ?
Disini Habib Ali seakan memberikan sindiran keras kepada mereka yang udah mbawa-bawa ‘sunnah’ eh malah menuduh istri yang tidak rela dipoligami sebagai istri yang cacat iman dan kurang berkah, mereka mengukur lemah-kuat keimanan istri hanya dari kesediaannya untuk dimadu atau tidak.
Mereka yang mempunyai pandangan seperti itu seakan-akan sedang ingin membunuh tabiat dan ‘fitrah’ asli dari seorang wanita..
” hanya saja.. ” Habib Ali menuturkan.. ” sering kali apa yang ditetapkan syariat itu bertentangan dengan keinginan kita, terasa berat oleh nafsu kita.. ”
Beliau lalu menjelaskan bahwa Islam tidak pernah meminta seorang istri untuk tidak cemburu, atau memerintahkan istri untuk rela begitu saja ketika dimadu suami.
Cemburu, tidak rela, jengkel, marah itu adalah hal yang wajar. Hanya saja jangan sampai hal-hal itu membuat seorang istri mengingkari suatu syariat yang diperbolehkan dalam islam. Akal juga harus bermain disini, bukan hanya nafsu dan perasaan.
# PERSIAPAN MENUJU AKHIRAT #
DUNIA SEMENTARA AKHIRAT SELAMANYA

DR ZAKIR NAIK Dlm Suatu Ceramah

Ummiku Sayang :
Dari: Dr Zakir Naik.

Mohon baca sampai habis.

Kita selalu meluangkan sedikit waktu utk Allah. Tapi DIA selalu menyayangi dan merahmati kita. Allah sentiasa bersama kita. Mari kita luangkan waktu 30 menit saja untuk mengingat ALLAH. Bukan berdoa, tetapi memuji-NYA.

Hari ini, mari kita sebarkan pesan ini ke seluruh dunia. Maukah anda melakukanya? 
Jgn simpan pesan ini.

Kenapa kita mengantuk apabila SHALAT malam? Tapi bisa terjaga sepanjang malam untuk berwhatsapp.

Kenapa kita bosan bila lihat & baca AL-QURAN? Tapi bisa berjam2 lamanya baca whatapps

Kenapa kita sering mengabaikan dan menghapus pesan2 yang berhubungan dengan agama? Tapi selalu menyimpan dan mengirimkan pesan2 yang bercanda.

Kenapa Masjid makin sepi? Tapi mall2 semakin ramai, sedangkan mall adalah tempat yang paling dibenci Allah.

Kenapa kita selalu me nyebut2 nama artis2? Tapi kita susah sekali untuk mengngat ALLAH.

Ingatlah; Allah (SWT) Berfirman : *_Jika kamu berpaling dari aku di depan kawan kamu, Aku akan berpaling dari kamu pada Hari Kiamat kelak._*

Jika seseorang menutup satu pintu, Allah akan membukakan dua pintu; Jika Allah membuka pintu untuk kamu, kirimkanlah pesan ini termasuk kepada saya.

Dikatakan bahwa apabila Malaikat Maut mencabut nyawa dari jasad kita. Itu satu pengalaman yang sangat menyakitkan.

Dikatakan juga bila manusia dibangkitkan pada Hari Kiamat, rasa sakit saat roh dicabut dari jasad masih terasa.

*Maka, ALLAH menyuruh kita utk membaca AYAT KURSI setiap habis Shalat fardhu.*

*Dikatakan barang siapa yang membaca ayat kursi setiap selesai Shalat fardhu, roh nya akan dicabut seperti mengambil sehelai rambut dalam tepung.*

Bayangkan betapa ringannya rasa ITU,
Masya-Allah!  Semoga Allah menyelamatkan kita dari rasa sakit itu dan semoga DIA mencabut nyawa kita dgn iman di hati dan selamatkan kita dari Azab. Aamiin ya rabbal 'alamiin...

Ini yang biasa kita lakukan....
Banyak diantara kita yang masih berbicara disaat  Azan dikumandangkan...

Nabi Muhammad(SAW) bersabda :
*Berhenti melakukan apapun juga disaat Azan dikumandangkan termasuk saat kita sedamg membaca Al-Quran.*

*Barang siapa yang berbicara di saat Azan dikumandangkan orang itu tak akan dapat mengucap Kalimah Shahadat sewaktu dia dalam kondisi sakratul maut.*

BACA DOA INI.....

 *Allahumma- inni-ala- zhikrika-wa Shukrika-wa-husni-ibaadatika.* 

Doa yg  bagus sudah dikirim kan kepada anda. Apa yg akan anda lakukan dgn Doa ini. Bayangkan kalau 1000 org membaca doa ini karena anda.

Masya Allah!!

Bangunlah apabila anda mendengar AZAN, sama seperti anda bangun apabila mendengar lagu di nada dering anda.
 
Bacalah AL-QURAN dengan tartil seperti anda membaca pesan di WA anda.

Takutlah kepada ALLAH, seperti anda takut akan menghadapi kematian.

Ingatlah akan kematian seperti anda mengingat NAMA anda sendiri.


⚠ 80% orang tidak akan mengirimkan pesan ini.
Sekarang terserah anda.

_SEMOGA ANDA TDK TERMASUK KEDALAM ORANG 80 % TSB.