Kamis, 31 Oktober 2019
JANGAN SAMPAI DITUTUP
Kamis, 24 Oktober 2019
SURAT TERBUKA
Menjadikan Masjid sebagai Pusat Pemberdayaan
Menjadikan Masjid sebagai Pusat Pemberdayaan
Berbagai sarana yang ada bisa bersinergi dengan Masjid, yang selama ini menjadi pusat pemberdayaan, yang dilengkapi dengan PAUD, pusat kegiatan remaja Masjid, serta pusat pelatihan wirausaha.
14 Desember 2017 23:11 WIB
Oleh: Haryono Suyono
Pada waktu Yayasan Damandiri sedang melakukan gencar-gencarnya membantu pemberdayaan keluarga melalui upaya pengembangan Posdaya di desa, Ibu Dr Hj Mufidah Ch MAg dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, dengan restu Rektornya pada waktu itu, Prof Dr H Imam Suprayogo MAg dan kemudian Prof Dr H Mudjia Rahardjo MSi yang menggantikannya, menggerakkan upaya pemberdayaan keluarga berbasis Masjid. Melalui dukungan Yayasan Damandiri dan dukungan penuh Pimpinan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Ibu Dr Hj Mufidah Ch MAg dengan bersama atau bersama Yayasan dan jajarannya mengunjungi dan melakukan pembekalan kepada beberapa UIN, pemberdayaan ummat di desanya.
Kegiatan itu menghasilkan terbentuknya jaringan UIN, IAIN dan STAIN dengan gelaran Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posdaya berbasis Masjid di Seluruh Indonesia yang menjadikan Masjid sebagai pusat pemberdayaan di setiap desanya. Pada waktu ini Ibu Dr Hj Mufidah Ch MAg tidak lagi menjadi Ketua LPPM dan Rektor yang baru, Prof Dr H Abdul Haris MAg menunjuk penggantinya yang baru. Dari pertemuan yang didapat kesan Rektor baru dengan dinamika yang sama sama dengan kegiatan yang dirintis sebelumnya dengan menerjunkan mahasiswa ke desa-desa membantu pemberdayaan keluarga desa, agar lepas dari jeratan kemiskinan dan menjadi keluarga yang sejahtera.
Kemitraan PDTT yang dipimpin oleh Menteri Eko Putro Sandjojo, yang dengan gigih membantu keluarga desa secara besar-besaran agar agar dalam waktu yang singkat menjadi masyarakat sejahtera melalui empat prioritas pembangunan di desa . Prioritas pertama antar desa ditumbuhkan Prukades pusat pertumbuhan yang mampu menerapkan hasil pertanian, pertambangan atau apapun yang mampu menghasilkan produk yang sangat tinggi dan mampu menghasilkan produk laku jual dan menguntungkan. Kegiatan ini diharapkan menjadi kegiatan dengan skala besar agar bisa menjadi pusat produksi produk yang dipasarkan secara luas.
Pusat kegiatan kedua adalah Prudes yang merupakan pusat usaha tingkat desa, agar usaha ekonomi desa membantu keluarga desa melakukan kegiatan ekonomi dan menjadikan setiap keluarga memiliki kegiatan yang dapat menopang hidup mandiri dan segera bangkit menjadi produsen yang melayani kehidupannya yang lebih mandiri dan sejahtera. Untuk itu, di setiap desa diusahakan ada Embung Desa, agar udara yang biasa sekali di musim hujan dapat disimpan dan dihemat untuk kegiatan pertanian di musim kering.
Embung Desa sekaligus bisa menjadi pusat untuk merawat ikan dan menjadi pusat turisme desa karena sekitarnyanya bisa menjadi tempat rekreasi desa dengan segala kegiatannya yang menarik karena bisa dihias dengan taman dan kegiatan turisme lokal dengan segala tontonan yang menarik lainnya. Di samping itu, di setiap desa dikembangkan Sarana Olah Raga dimana lagi bisa bermain olah raga, seni pertunjukan dan di kenal bisa menjadi tempat untuk jualan makanan atau apa saja yang laku jual di desa dalam keadaan masyarakat banyak.
Kelengkapan baru itu menambah kemampuan desa yang telah dimiliki sebelumnya seperti Sekolah dan PAUDnya dengan lebih lengkap lagi. Ibu-ibu PKK yang mengalami setiap bulan bisa menambah kegiatannya dengan mengajak generasi muda dengan berbagai kegiatan yang marak. Pelatihan ketrampilan bisa lanjutan karena sarana untuk menjual hasil produknya meningkat luas dan masyarakat desa makin majunya pasar dan tempat penjualan hasil produk yang berasal dari industri perumahan.
Berbagai sarana itu bisa bersinergi dengan Masjid yang selama ini menjadi pusat pemberdayaan yang dilengkapi dengan PAUD, pusat kegiatan remaja Masjid dan pusat pelatihan wirausaha. Prasarana desa makin lengkap guna mewujudkan masyarakat desa yang beragama Islam menjadi generasi baru yang tingkat agamanya tinggi serta memiliki ketrampilan dan kesempatan membangun sosial ekonomi keluarga dengan baik dan berkelanjutan.
Masjid menjadi pusat pemberdayaan ummat yang semakin lengkap dan dilengkapi dengan Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes dengan kegiatan yang lebih besar jangkauannya Sementara, sarana untuk mendukung bidang pertanian makin lengkap dengan alat air yang ditampung dalam Embung Desa yang bisa menampung udara di musim kering. Apalagi kalau di internet dilengkapi dengan lubang-lubang resapan udara yang sekaligus menampung sampah untuk pupuk dalam ukuran lubang-lubang kecil dan banyak sehingga resapan airnya semakin luas.
Gerakan terpadu di desa itu semakin meluas karena dewasa ini Yayasan Amal Bhakti Muslim Pancasila yang dipimpin oleh Dr Sulastomo MPH dan telah membangun 999 Masjid di seluruh Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Dana Karya Abadi (DAKAB), yang dipimpin oleh Dr Rusmono SKM mulai mengembangkan Masjidnya sebagai pusat pemberdayaan ekonomi ummat. Kedua Yayasan itu memberikan dukungan kepada pengurus Masjid untuk bersama Jamaah anggotanya membangun Masjid sebagai pusat pemberdayaan ummat agar membuat wirausahawan.
Kedua Yayasan juga menyediakan modal usaha dengan dasar Masjid atau di rumah masing-masing, masyarakat desa menjadi wirausahawan dan bekerja sama membangun usaha. Kegiatan itu di banyak Masjid dengan dipelopori oleh Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Pusat, yang dipimpin oleh Prof Dr Bambang Sudibyo MBA, di daerah-daerah juga memberikan kesempatan bagi setiap Masjid untuk dikukuhkan menjadi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan diberi wewenang sewa dana zakat langsung dari masyarakat. Dana yang terkumpul sekitar 70 persen, dengan koordinasi Baznas Daerah, bisa langsung diberikan sebagai bantuan kepada kaum dhuafa untuk pemberdayaan dan mengentaskan kemiksinan. Suatu usaha gotong royong yang intinya mengangkat kaum dhuafa menjadi keluarga yang makin sejahtera.
(Prof. Dr. Haryono Suyono, Mantan Menko Kesra dan Taskin RI).
islam itu milik Allah
Senin, 07 Oktober 2019
Harapan seorang ibu
Anakku...
Menjagamu di akhir jaman ini sungguh sebuah perjuangan
Berat nakk, ibumu ini harus pontang panting jungkir balik mengingatkan yang benar yang salah, yang haq dan yang batil, ditengah tengah riweh rumit ramainya fitnah akhir jaman
Bagaimana ibumu ini melihat fenomena yang salah dan yang batil dikemas indah, menyilaukan pandanganmu, bahkan mungkin nyaris membutakan hatimu
Sedang yang haq dan benar dipoles penuh fitnah dan salah, dikabarkan yang menjalani kebenaran adalah orang orang tak berakal, bodoh, ketinggalan jaman dan radikal
Duh anakku..
Agama mu itu bukan sekedar warisan, bisa jadi aku dan bapakmu yang menjadikan dirimu islam, tapi setelahnya adalah perjuangan. Agama mu itu harus kau jadikan bekal hidup, kau harus berlelah lelah mengejar ilmunya, bercapek capek lari mencari hidayah Nya, karena dia bukan hadiah yang datang sendiri, yang kau tunggu untuk diberi. Tapi hidayah itu harus dijemput, dicari, lalu diamalkan dalam kehidupan sehari hari.
Kau bisa lihat nak bagaimana anak anak akhir jaman yang menjadikan agama sebagai warisan, jiwanya terombang ambing bagai daun dalam cengkeraman derasnya air sungai, tak jelas arahnya, hanya mengikuti arus yang membawanya, pergi entah kemana....
Jangan ya nak...
Sungguh aku ibumu ini dalam ketakutan yang sangat, takut kau tak tahan akan goncangan dashsyatnya fitnah akhir jaman, takut kau akan ikutan terbawa arus indahnya kebatilan
Ibumu ini takut tidak bisa menjalankan amanah dengan benar, lantas pembelaan seperti apa yang nanti akan ibu katakan di hari penghisaban, jika dirimu jauh dari nilai nilai alqur an. Kitabmu ini nak berlaku dari sejak dia diturunkan sampai akhir jaman, jadi tetaplah kau jadikan pedoman sepenuhnya untuk keselamatan dunia dan akhiratmu
Ingat ya nak..
Kamu adalah bakal ibu, yang akan melahirkan anak anak persis sesuai seperti dirimu, didikanmu, pola pikirmu. Maka jadilah anak anak yang sholeh sholehah, yang kuat pemahaman akan islam, menjalankan sunnah Rasulullah salallahi alaihi wassalam dengan kaffah, yang sanggup bertahan menggenggam panasnya bara api di tangan. Jangan kau biarkan pemahaman liberal plural dan kesesatan pemikiran orang orang sejenis yang mengatasnamakan agama membuatmu terombang ambing dalam kebingungan. Karena sekali lagi nak agama mu bukan warisan, kamu harus yakin sepenuhnya bahwa menjadi muslim itu seperti membuka gerbang pertama menuju surga, tapi untuk berada di dalamnya kau harus mengejarnya dengan amal amalmu sendiri...
Ya Allah,apapun yg terjadi.. Tetap lindungilah anak keturunan kami dari segala fitnah dunia dan fitnah akhirat. Jadikanlah mereka orang orang yang selalu menegakkan sholat dan menjadi pemimpin orang orang yang bertakwa.
Sungguh Allah hanya Engkaulah sebaik baiknya penolong dan hanya kepadaMulah kami bertawakal
Aamiin
Doa yang kusimpan dalam hati dan kuucapkan setiap hari hanya untukmu anak2ku
Tulisan, harapan dan doa yang indah dari seorang ibu...
#nuhun_ibu_sholihah
Kamis, 26 September 2019
Untik semua
*SERUAN UNTUK PARA PEMUKA AGAMA ISLAM, ULAMA, HABAIB, KYAI, USTADZ, PENGURUS MASJID PENGURUS PESANTREN DI SELURUH INDONESIA*
Yth. Para Ulama, Kyai, Habaib, Ustadz, dan Pemimpin Agama lainnya.
Saat ini saudara2 kita sedang berjuang mencegah kemungkaran agar tidak semakin merajalela. Mereka datang dari berbagai daerah memperkuat barisan di Jakarta.
Tentu kita sepakat bahwa tidak cukup bagi kita hanya menonton menunggu hasil mereka. Tidak cukup bagi kita hanya mengucap kata prihatin tanpa melakukan apapun. Kita harus berperan serta membantu saudara2 kita.
Kita juga sering mengumandangkan
*DO'A ADALAH SENJATA ORANG BERIMAN*
Sekaranglah saatnya orang2 beriman yang tidak ikut maju ke barisan depan untuk menggunakan senjata itu.
*SILAKAN :*
- Gerakkan ummat untuk bersama-sama memanjatkan do'a.
- Penuhi masjid2, surau2, untuk mengetuk pintu langit mohon pertolongan Allah.
- Jangan menunggu komando, karena Andalah pemimpin ummat. Lakukan sekarang, dan jangan ditunda lagi.
*SEMOGA ALLAH MENOLONG KITA*
*AAMIIN YAA ALLAH*
Slamet Arifin
Alfakir
*Mohon dishare ke grup2 WA agar makin banyak yang tergerak berdoa di tempat masing2.*
Dalang dibalik jokowi
SEBENARNYA SIAPA DALANGNYA DIBALIK JOKOWI?
2019 sesungguhnya adalah "TAHUN PERTEMPURAN" antara MUSLIM dan KAFIR, diwakili oleh PRABOWO yang PRO-MUSLIM dan LUHUT B. PANJAITAN (LBP) PRO-KAFIR
Maka demi kemenangannya, LBP merangkul kaum ABANGAN, KOMUNIS-ATHEIS (PKI) sekaligus KAPITALIS, LIBERALIS dan KOLONIALIS, yakni PKC (Partai Komunis China), juga menggali dana dari Para PENGUSAHA (Taipan) Peranakan Tionghoa.
Dan untuk merangkul kalangan ISLAM dan RAKYAT kebanyakan, LBP kemudian merekrut RYAMIZARD RYACUDU, WIRANTO, TRY SOETRISNO ; yang setidaknya masuk dalam gerbong kolaborasi PDIP-Megawati-Taipan-PKC-Jokowi ; dengan Topeng Revolusi Mental, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, Keberagaman dengan merangkul LGBT. Strateginya "Terus Bikin Kegaduhan" agar lawan lelah dan frustasi.
👉🏻 2019 disebut juga TAHUN POLITIK hanyalah terminologi, sesungguhnya ini adalah GERAKAN SISTEMATIS dan MASIV untuk memperdaya RAKYAT INDONESIA, agar merasa kerdil, terjajah dan tak berdaya, sehingga NEGARA dengan segala KEKAYAANNYA bisa dikuasai, digadai atau bahkan DIJUAL.
👉🏻 Lalu, siapa JOKOWI ?
Dia hanya 'boneka'.
👉🏻 Siapakah MEGAWATI ?
Dia hanya ibu rumahtangga yang dijadikan "Kambing Hitam".
👉🏻 PDIP ?
hanya lembaga atau partai yang dijadikan "Sarang Penyamun".
👉🏻 Lalu siapa PARA JENDERAL itu ? Mereka cuma diperalat untuk membangun citra semu.
👉🏻 Siapa pula KH MA'RUF AMIN ?
Kasihan, dia orang tua yang dijebak untuk dikorbankan dan dihantamkan ke "Saudaranya" sendiri (ummat Islam).
👉🏻 Dan, siapa Para TAIPAN itu ?
Mereka cuma bandar yang ditipu uangnya.
👉🏻 Lhooo .. PKC (Partai Komunis China) ?
Itu ibarat PASUKAN MONGOL yang diperalat untuk menggempur ISLAM di Indonesia, agar LUHUT bisa jadi "Raja" (Penguasa).
👉🏻 So, siapa LUHUT ?
Dialah sesungguhnya PLAY MAKER nya,
Dia yang atur strategi dan uangnya Demi Meneruskan Visi kebencian Terhadap Islam yang dibangun awal oleh pendahulunya, LB MOERDANI.
👉🏻 Nah, siapa LB. MOERDANI ?
Silahkan dicari kisahnya.
Islam Mustahil Hilang Dari Muka Bumi
Tapi...Tidak Mustahil Islam Hilang Dari Bumi Indonesia
Siapa Yang Bertanggungjawab ❓
COBA DICERNA, INI BETUL APA SALAH, TAPI TERBUKTI SAAT INI KOK
👇
Ketika itu Jusuf Kalla pernah bilang "Hancur negara ini kalau dipimpin Jokowi". Kemudian Jokowi langsung merangkul JK jadi Wakilnya di Pilpres 2014, dalam rangka Memukul lembut JK dan tak berkutik.
JK akhirnya hanya menjadi kerbau ompong dalam kandang Jokowi.
👉
Ketika Ali Mukhtar Ngabalin bilang "Jokowi Kurang Gizi, antek Asing dan lain-lain", Jokowi langsung menampar mulut Ngabalin dengan memberi jabatan, dan sekarang jadi herder Jokowi. Ngabalin dijadikan sebagai jubir istana... Ngabalin langsung menggonggong "Jokowi sebagai wakil Tuhan".
Ibarat kata, "bila tulang ditaruh di mulut anjing, maka kebenaran hanya yang keluar dari mulut majikannya".
👉
Lalu selanjutnya K.H. Makruf Amin berfatwa, "jangan taati dan ikuti pemimpin yang ingkar janji". Maka Jokowi dengan "santun" langsung menjadikan K.H. Makruf Amin sebagai Calon Wakilnya dalam rangka membantai otoritasnya sebagai Ulama, ketua MUI dan Rais Aam PBNU.
Terkini, ayat dalam Al Quran pun "diamandemen" kalimat Kafirun diminta disebut non muslim. Sedangkan kata Domba tersesat tetap jadi sebutan non kristen.
Ini fakta nyata..
👉
Selanjutnya lagi saat didalam acara ILC beberapa bulan lalu Prof. Yusril Ichza Mahendra (YIM) bilang, Presiden tidak punya wibawa, dan orang luar negeri tahunya Presidennya Goblok.
Lalu kemudian YIM langsung diangkat untuk dijadikan Loyer nya.
👉
Tetapi tak semua bisa ditaklukkan Jokowi. Ketika Jokowi menawari "dunia dan seisinya" (uang 1Trilyun dan posisi jabatan) kepada Habib Rizieq Shihab (HRS) agar tidak melanjutkan aksi 212 dan tidak lagi mempermasalahkan kasus AHOK si penista agama, HRS dengan tegas menolaknya...
Akibatnya HRS difitnah dengan berbagai kasus keji (chat mesum dll), dan juga diintimidasi dan ber-kali2 percobaan pembunuhan (di tembak, peledakan mobil dengan bensin).
Lalu HRS untuk sementara hijrah ke Arab Saudi.
Buat orang-orang yang berakal sehat, berpendidikan, dan tidak buta mata hatinya, silahkan Anda memilih, "Dengan siapa dan kemanakah seharusnya kita mengikuti ...?"
"Ditipu pemimpin, itu adalah penyesalan, tapi mempertahankan pemimpin penipu, itu adalah kebodohan".
#Share sebanyak-banyaknya.
Semoga teks singkat ini dapat dibaca oleh jutaan orang pengguna WA, BB, FB internet...
Selamat berdakwah amar ma'ruf nahi munkar.. (fim)
Wallohu'alam